Sumut
Edy Rahmayadi : Banjir Bandang di Labura Musibah Alam
11 Januari 2020 - 10:35:17 WIB | Dibaca: 3006x
Medan (SIOGE) - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menegaskan, banjir bandang yang menghantam 3 desa di Labuhanbatu Utara (Labura), Minggu (30/12/2019) dinihari, bukan karena dipicu illegal logging (pengambilan kayu dengan merusak hutan secara ilegal) tapi musibah alam.
"Jadi ada tebing gunung yang longsor di lokasi itu," kata Edy kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (10/1).
Dia mengatakan, tidak adanya illegal logging dalam banjir bandang Labura itu, setelah dirinya bersama pejabat lain meninjau langsung kondisi terkini banjir di Desa Pematang, Kecamatan NA IX-X, Rabu (8/1) lalu.
"Orang bilang ada illegal logging segala macam, itu tidak benar. Saat saya terbang bersama pejabat lain, kita saksikan benar dan kita foto, tidak ada illegal logging. Memang itu musibah alam," sebutnya.
Edy juga meluruskan tidak benar ada kayu-kayu berjatuhan saat peristiwa banjir bandang. "Tidak ada kayu, yang ada kayu-kayu tua yang sudah lapuk. Hutan di situ, hutannya bukan kayu-kayu bagus kok, kalau orang mau illegal logging di situ rugilah itu," jelasnya. (t/s1)