Taput (SIOGE) - Bupati Taput Drs. Nikson Nababan tidak setuju Festival Danau Toba (FDT) ditiadakan bahkan diganti nama. Agenda tahunan yang diadakan daerah disekitar Danau Toba itu seharusnya dipoles kemasannya untuk menarik wisatawan.
"Tidak setuju bila FDT ditiadakan bahkan diganti nama. Desember pun bisa dilaksanakan kalau memang waktunya sempit," ujar Bupati Taput Drs. Nikson Nababan kepada wartawan menanggapi pernyataan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang akan meniadakan FDT tahun 2020, Minggu (12/01/2020).
" Kalau memang kurang bermamfaat dan isinya kurang bagus, tinggal memperbaiki kemasannya saja. Yang terpenting, setiap daerah itu dilibatkan," jelas Nikson Nababan.
Katanya, lomba - lomba atau grand expo sumut kan bisa digelar kalau untuk mendatangkan wisatawan. "Kalau menurut Gubernur tidak bermamfaat, menurut kami FDT itu banyak mamfaatnya. Mari kita poles kemasannya, itu aja intinya," ujar Bupati dikutip dari mediapakabar.
Pernyataan Gubernur Sumut yang akan meniadakan FDT tahun 2020 menjadi viral di medsos dan menuai kritik dari dikalangan masyarakat luas disekitaran Danau Toba. (t/s1)