Bukan Covid-19, 4 Warga Dipulangkan dari RSUP Haji Adam Malik
04 Maret 2020 - 15:39:56 WIB | Dibaca: 3262x
Medan (SIOGE) - Empat orang warga dipulangkan pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik karena hasil pemeriksaan tidak mengarah covid-19. Satu di antaranya diserahkan ke Dinas Kesehatan untuk dilakukan pemantauan.
Dalam konferensi pers yang dilakukan pada Rabu siang (4/3/2020), hadir Ketua Tim Penyakit Infeksi New-Emerging (PINERE) Widi Raharjo, Koordinator Penanganan Covid-19, Ade Rahmaini dan Kepala Sub Bagian Humas RSUP HAM Rosario Dorothy Simanjuntak.
Ade mengatakan, 4 orang itu masuk tidak bersamaan, dari Selasa malam (3/3/2020) hingga Rabu pagi tadi (4/3/2020).
“Kemarin ada 4 kasus masuk ke RSUP Adam Malik. Semuanya kita periksa dengan seksama, hari ini, tim PINERE sudah periksa semua. Hanya 1 yang dalam pemantauan dan akan dikembalikan ke Dinkes untuk dipantau,” katanya.
Dia merinci, 4 orang itu berasal dari Rumah Sakit Murni Teguh, masuk pada Selasa malam (3/3/2020), 1 orang datang sendiri dari klinik dokter spesialis di Medan, dari Rumah Sakit Haji Medan masuk pada Rabu dini hari (4/3/2020), dan dari Padang Sidempuan, masuk pada pagi tadi.
“Dipulangkan. Mereka bukan dalam pengawasan, tapi orang dalam pemantauan. Kalau pengawasan berarti kita rawat. Ini tidak,” katanya.
Dia membenarkan 1 di antaranya memiliki riwayat kontak fisik dengan orang Singapura yang tidak jelas apakah sakit atau tidak. Orang tersebut kontak dengan orang Singapura karena pekerjaannya. “Saat masuk kondisinya bagus dan stabil. Yang pasti di sini kita nilai, kita periksa itu bukan. Dan sudah lebih dari masa inkubasi, bahkan ada yang lebih dari 1 bulan dari Singapura,” katanya.
Ade menjelaskan, yang masuk dalam kriteria untuk dirujuk ke RSUP Haji Adam Malik adalah yang dalam pengawasan, bukan pemantauan. “Kalau untuk sistem rujuknya, kita sudah sepakati, sebelum dirujuk maka dikoordinasikan dengan person in charge (PIC), ke saya atau ada satu lagi selain saya. Ketika sudah ok, maka baru dikirim. Tidak seketika itu kita katakan bahwa itu positif, tapi harus dilihat, periksa langsung,” katanya.
Kepala Sub Bagian Humas RSUP HAM Rosario Dorothy Simanjuntak mengatakan, 4 orang tersebut saat masuk ke RSUP Haji Adam Malik, dalam penangananya langsung dilakukan isolasi. “Setelah itu kita periksa tidak ada ada yan mengarah ke corona. Tapi (istilahnya) bukan negatif ya. Kalau negatif itu artinya sudah dirawat, ini tidak. Hanya perisa darah, foto thoraks-nya,” katanya. (km/s1)













.jpg)








