Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangka Raya, Maruli Simanjuntak: 18 Personel Selamat
09 Maret 2020 - 18:21:48 WIB | Dibaca: 3473x
Jakarta (SIOGE) - Kecelakaan yang melibatkan speedboat Paspampres terjadi di Sungai Sebangau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (9/3/2020).
Kecelakaan itu terjadi saat survei untuk kunjungan Ratu Belanda. "Saat survei persiapan kunjungan Menteri KLHK dan Raja Ratu Belanda, kejadian terjadi Sungai Sebangau (arah SSI)," kata Kapusdatin BNPB Agus Wibowo.
Kecelakaan tepatnya terjadi di Sungai Taman Nasional Sebangau, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Palangka Raya pukul 12.30 WIB. Dandim Palangka Raya juga ada di dalam rombongan.
"Terjadi kecelakaan air antara speed boat dan long boat yang berangkat awal dari dermaga Sebangau yang berpenumpang rombongan Dandim Palangka Raya dan rombongan Paspampers dan rombongan dri WNA Belanda masih belum diketahui identitasnya," ujarnya.
Komandan Paspampres Mayjen Maruli Simanjuntak mengatakan 18 personelnya sudah ditemukan selamat pasca kejadian tabrakan speedboat di Sungai Sebangau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Namun ada satu orang yang belum ditemukan.
"Kalau dari perahu kita ada 19 orang, 18 sudah selamat dan satu orang lagi masih dicari," ujar Maruli saat dimintai konfirmasi, Senin (9/3/2020).
Maruli mengatakan, speedboat itu mengangkut 19 orang. Satu orang yang belum ditemukan yakni personel dari wilayah setempat. Personel tersebut diperbantukan. "Paspampres sudah ditemukan semua, yang dari wilayah ada 1 orang," kata Maruli.
Speedboat Paspampres itu rencananya ingin memantau persiapan kunjungan Ratu Belanda Maxima. Ratu Maxima rencananya akan berkunjung ke Indonesia mulai besok.
"Rencananya seperti itu," ujar Maruli. (dtc)




.jpeg)








.jpg)








