15 Pasien RS GL Tobing Dipindahkan ke RS Martha Friska, 3 Bisa Pulang
03 Mei 2020 - 23:14:22 WIB | Dibaca: 3167x
Medan (SIOGE) - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Sumut dr Aris Yudhariansyah menyebutkan ada 15 pasien yang dipindahkan tim dari RS GL Tobing, PTPN2 ke RS Martha Friska pascamogoknya tim medis GL Tobing.
"Sebenarnya ada 18 pasien, tetapi 3 pasien PDP pulang," ujarnya di Medan, Minggu (3/5/2020).
Menurut dia, walau pasien dipindahkan, tetapi RS GL Tobing itu tetap akan dibuka sebagai rumah sakit rujukan penanganan COVID-19.
Whiko juga menerangkan bahwa, petugas kesehatan yang mengawaki RS rujukan darurat itu dibentuk dalam tim-tim satgas kesehatan yang memiliki jadwal dan batas waktu dalam bekerja.
Dimana, ia menuturkan, jadwal bertugas terdiri dari dua minggu bekerja operasional di RS, dan selanjutnya melaksanakan karantina dua minggu. "Yang mana satu minggu diantaranya melakukan karantina mandiri di penginapan hotel," terangnya.
Ia mejabarkan, selama tim pertama melakukan karantina, maka operasional RS akan dilaksanakan oleh tim kedua, dan demikian seterusnya. Selanjutnya, setelah bekerja satu bulan, tim yang pertama melakukan karantina dapat melakukan tugas kembali, baik terhadap petugas lama ataupun digantikan oleh petugas yang baru.
"Tapi saat ini, sebagian kecilnya digantikan oleh petugas-petugas baru, sesuai kebutuhan RS asal atau bersifat roling dari RS tempat bekerja sebelumnya," sebutnya. Karenanya, imbuh dia, saat ini petugas di RS GL Tobing sudah bekerja seperti biasa.
Tentunya dengan fasilitas kamar seperti yang telah ditetapkan sebelumnya, yaitu dengan kapasitas satu kamar yang diisi dua orang. "Informasi masalah penggajian juga tidak benar. Karena tim kesehatan yang tergabung dalam di RS GL Tobing memiliki SK Gubernur Sumut dan mendapatkan insentif tenaga medis," imbuhnya.
Menurut Whiko, memang tidak akan ada keseimbangan kerja yang sempurna tanpa dukungan semua pihak. Apalagi melihat data Covid-19 pada hari-hari terakhir belum ada tanda-tanda penurunan bahkan masih ada tanda peningkatan.
"Hal ini juga menandakan virus corona masih ada disekitar kita dan memiliki potensi menulari diri serta keluarga kita. Oleh karena itu bagi tenaga medis yang bertugas menangani Covid-19 agar tetap bersemangat dan terus berjuang menyelamatkan saudara-saudara kita yang dirawat di RS," pintanya. (s1)






















