Belasan Warga Digigit Anjing Liar di Palas
07 Mei 2020 - 09:03:37 WIB | Dibaca: 3182x
Sibuhuan (SIOGE) - Beberapa hari terakhir ini, 17 warga Kabupaten Padanglawas (Palas) digigit anjing liar. Kasus warga digigit anjing liar tersebut berdasarkan laporan lisan Puskemas kepada Dinas Kesehatan Palas.
"Informasinya dari Puskesmas Tanjung Botung, Kecamatan Barumun ada 9 orang, Puskesmas Batang Bulu, Kecamatan Barumun Selatan 3 orang, Puskesmas Ujung Batu, Kecamatan Sosa 3 orang dan Puskesmas Huta Raja Tinggi, Kecamatan Huta Raja Tinggi, 2 orang,"kata Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Palas, dr M Ilham Syuhri Siregar kepada wartawan melalui telepon, Rabu (6/5/2020).
Terkait data para korban dan waktu kejadian serangan anjing liar tersebut, Ilham mengatakan belum menerimanya dari empat Puskesmas tersebut. Sedangkan untuk penanganan medis terhadap para korban, menurut dia, sudah dilakukan dengan baik oleh keempat Puskesmas tersebut.
Ilham menambahkan pihaknya sudah menyampaikan imbauan kepada seluruh Puskesmas di Palas supaya mewaspadai serangan anjing liar tersebut.
Kepala Desa Tanjung Botung, Kecamatan Barumun, Lompo Hasibuan membenarkan kejadian serangan anjing liar tersebut.
Ia menjelaskan serangan anjing itu terjadi Selasa (5/5/2020), di sekitar desanya. Menurut dia, ada 9 orang yang menjadi korban. Kesembelian korban itu, telah ditangani secara medis oleh Puskesmas Tanjung Botung.
Lompo mengatakan anjing liar yang menyerang warganya itu, telah ditembak mati di sekitar Desa Hutarimbaru.
"Anjingnya sudah mati ditembak saat diburu warga saya dibantu warga Desa Hutarimbaru. Anjing itu berwarna kuning,"kata Lompo saat dikonfirmasi hariansib.com melalui telepon, Rabu (6/5/2020) malam. (sib)






















