Kakek 78 Tahun dan Rekannya Dibacok Perampok di Rantauprapat
04 Juni 2020 - 19:29:59 WIB | Dibaca: 3119x
Rantauprapat (SIOGE) - Satpam RS, kakek berusia 78 tahun, warga Jalan Sumberbeji, Kelurahan Padangbulan, dibacok sekelompok pencuri spesialis sarang walet, Selasa (2/6/2020) dini hari sekira pukul 02:00 WIB, ketika menjaga gudang PT Aneka Sumatrindo di Jalan Balai Desa Kelurahan Padangbulan, Kecamatan Rantau Utara. Sedangkan rekan kerjanya, TI (44) disabet pisau di bagian mulut, lalu dilakban dan diikat di tiang.
Kedua korban ditemukan sejumlah karyawan PT Aneka Sumatrindo sekira pukul 07:00 WIB saat masuk kerja dan membuka gudang. Mereka menemukan RS dengan kondisi luka robek di kepala dan sejumlah sabetan senjata tajam di sekujur tubuhnya. Sedangkan rekan kerjanya, TI mengalami luka sabetan di mulut dengan kondisi tangan terikat dan mulut dilakban.
Korban TI kepada wartawan menceritakan peristiwa yang mereka alami saat mereka bekerja sebagai pengamanan menjaga gudang. "Entah dari mana, tiba-tiba sekelompok pelaku sekitar 6 orang langsung menyerang kami dengan menodongkan pisau dan senjata api," ungkapnya.
Para pelaku menggertak dan mengancam menembak kedua korban kalau berteriak. “Jangan ribut mulutmu! Kalau tidak, kutembak mulutmu,” ungkap TI, menirukan ancaman para pelaku.
Karena ancaman para bandit itu, TI mengaku pasrah dan memilih diam. Sedangkan rekannya, RS melakukan perlawanan dan berteriak minta tolong.“Temanku berteriak minta tolong, makanya para pelaku membacok kepala dan dadanya sampai tak berdaya,” sebutnya.
Setelah menganiaya RS, kata TI, para pelaku kemudian mengikat tangannya dan menyumbat mulutnya.
"Kawanan pelaku berhasil membawa kabur sarang burung walet ditaksir seberat 9 ons dan merampas barang milik rekannya, berupa HP Android Oppo A37, uang Rp 3.800.000 dan cincin emas senilai Rp1,5 juta. “Kalau saya, hanya HP nokia tipe 105 yang diambil pelaku,” jelasnya.
Korban RS sedang dirawat intensif di RSUD Rantauprapat. Sedangkan korban TI berobat jalan.
Kapolres Labuhanbatu melalui Kasat Reskrim AKP Parikhesit ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (4/6/2020), berjanji akan mengungkap kasus perampokan tersebut. (sumber: sib)






















