Ketua Komisi III : Perlu Perhatian Serius Pemko untuk Medan Zoo dan Akses Jalan
20 Juni 2020 - 08:44:13 WIB | Dibaca: 3395x
Medan (SIOGE) - Untuk menyelamatkan satwa yang ada di Kebun Binatang Medan (Medan Zoo) di masa pandemi Covid-19 saat ini perlu perhatian serius Pemko Medan melalui Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan. Selain itu juga perlu dilakukan percepatan pembenahan di segala sektor untuk menunjang pengembangannya.
Apapun alasannya, seluruh satwa yang ada di Medan Zoo harus diurus dengan maksimal supaya jangan sampai ada penyesalan di kemudian hari, ujar Ketua Komisi III DPRD Medan M Afri Rizki Lubis, Jumat (19/6) setelah beberapa hari lalu mengunjungi Medan Zoo untuk memastikan kondisi objek wisata Kota Medan itu di masa pandemi Covid-19.
Selain satwa, infrastruktur juga harus dibenahi guna kenyamanan habitat satwa dan pengunjung yang datang ke sana, ujar Politisi Golkar itu. Dalam kunjungannya itu, Ketua Komisi III itu menyempatkan diri kontak dengan sejumlah satwa walaupun kondisi hujan gerimis.
Lubis menyebutkan, pihaknya meminta kepada Dirut PD Pembangunan tetap melakukan perawatan dan perbaikan infrastruktur menunggu beroperasi kembali Medan Zoo.
Rizki menyebutkan, saat berkeliling Medan Zoo, diakunya kondisinya cukup memprihatinkan dan kurang terurus. Kondisi jalan di dalam lokasi Medan Zoo banyak rusak, penerangan minim, rumput-rumput tidak terawat hingga kandang satwa yang banyak rusak.
Selain kondisi di dalam, Ketua FP Golkar itu juga menyoroti akses jalan menuju Medan Zoo, mulai Jalan Pintu Air IV hingga Simalingkar B yang rusak parah dan dipenuhi lubang. Jalan menuju lokasi Medan Zoo itu juga harus dibenahi supaya para pengunjung bisa merasa nyaman, ujarnya.
Untuk pakan, sudah tercukupi, mengingat ada bantuan senilai Rp.200 juta dari anggaran Covid-19 Kota Medan untuk biaya makan dan perawatan satwa. Bantuan pakan juga didapatkan dari sejumlah donatur yang berempati untuk membantu keberlangsungan hidup para satwa di Medan Zoo.
Disebutkannya, potensi yang terdapat di Medan Zoo sangat besar. Namun sangat disayangkan, potensi itu seakan belum tersentuh dan dimanfaatkan dengan maksimal. Untuk mengatasi kondisi Medan Zoo yang disebut terus merugi, Rizki pun menawarkan beberapa masukan.
Terkait hal itu, Anggota DPRD di Komisi III mengaku akan menyiapkan sejumlah rencana untuk mempromosikan Medan Zoo hingga jauh lebih baik ke depan. Jumlah 300 ribu pengunjung per tahun memang bukan jumlah yang sedikit, tetapi dengan potensi yang besar di Medan Zoo, harusnya bisa dicapai bahkan lebih.
“Bila perlu even pariwisata bisa dilakukan karena lokasinya sangat luas. Sangat memungkinkan, lokasi parkiran juga sangat luas. Kenapa even pariwisata harus di Lapangan Merdeka terus? Pihak Medan Zoo juga harus bekerjasama dengan Disdik, anak-anak sekolah harus lebih banyak dibawa ke sini untuk lebih mengenal satwa. Dan itu semua menghasilkan PAD,” tegasnya.
“Tidak harus event besar, tetapi berkesinambungan. Kita juga akan koordinasikan dengan Komisi IV selaku counterpart Dinas PU agar dapat membenahi akses jalan menuju Medan Zoo. Mungkin anggaran di tahun ini sudah tidak mencukupi lagi akibat Covid-19. Tetapi sudah perlu dibahas dari sekarang agar di tahun depan bisa segera direalisasikan,” pungkasnya. (s1)












