DPRD Medan Minta PD Pasar Buat Inovasi Perbaikan Pendapatan Usaha
07 Juli 2020 - 19:57:57 WIB | Dibaca: 2899x
Medan (SIOGE) - Ketua DPRD Medan Hasyim SE meminta PD Pasar bisa melakukan inovasi dan perbaikan pendapatan usaha serta mengefisiensi beban usaha, agar konstribusi ke kas Pemko Medan sebagai pendapatan daerah bisa lebih ditingkatkan.
Memang hasil pendapatan usaha yang dicapai PD Pasar cukup besar, namun beban usaha juga cukup besar, ujarnya dalam rapat pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) TA 2019 dengan PD Pasar Kota Medan, Selasa (7/7) sore.
"Bagaimana beban usaha ini bisa diminimalisir, agar laba yang dihasilkan bisa lebih tinggi. Ini yang menjadi catatan," ujar Politisi PDI Perjuangan itu.
Sementara Afif Abdillah mempertanyakan besarnya beban pemeliharaan. Sedangkan, Edwin Sugesti Nasution, mempertanyakan pembagian keuntungan kerjasama dengan pihak swasta.
Sedangkan Paul MA Simanjuntak meminta PD Pasar untuk menata pasar-pasar yang ada. Selain memberikan kenyamanan juga akan memberikan deviden bagi PD Pasar dan menjadi pemasukan bagi kas Pemko Medan.
Atas pertanyaan dewan, Direktur Keuangan PD Pasar Kota Medan, Osman Manalu, mengatakan pendapatan hasil kerjasama dengan pihak swasta yang terlaporkan ke sebesar 50 persen yang diberikan ke PD Pasar. "Itu pendapatan dari penjualannya, bukan dari sewa," ujarnya.
Terkait kerjasama dengan PT Ramayana, sebut Osman, langsung melalui Pemko Medan. "Itu langsung masuk ke kas daerah. Kalau Pasar Tanjung Rejo itu tidak lagi membayar, karena itu murni swasta," katanya.
Sebelumnya, Osman Manalu, memaparkan pendapatan usaha PD Pasar sebesar Rp.47 miliar lebih dan beban usaha Rp.44 miliar lebih.
Laba rugi sebelum pajak sebesar Rp.2 miliar lebih dan laba bersih setelah pajak Rp.2 miliar lebih. "Dari hasil itu, PD Pasar menyetor ke kas daerah sebesar Rp.1,46 miliar lebih," pungkasnya. (s1)












