Mentan Tinjau Pembukaan Lahan Food Estate di Humbahas
12 September 2020 - 01:22:50 WIB | Dibaca: 3322x
Doloksanggul (SIOGE) - Menteri Pertanian RI, Dr. H.Syahrul Yasin Limpo, SH, MH, didampingi Dirjen Holtikultura, Dr. Ir. Prihasto Setyanto, M.Sc, Staf Khusus Menteri, Prof. Dr. Ir. Imam Mujahidin Fahmid, M.TDev bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara, Drs. H. Musa Rajekshah, M.Hum, Kepala Balai Karantina Pertanian RI (Barantan), Ir. Ali Jamil, MP., Ph.D meninjau lokasi lahan Food Estate di Desa Riaria Kecamatan Pollung dan sekaligus melihat kesiapan kunjungan kerja Bapak Presiden Ir. Joko Widodo bulan Oktober 2020.
Rombongan diterima langsung oleh Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banajarnahor, SE dan Wakil Bupati Humbang Hasundutan, Saut Parlindungan Simamora bersama Forkopimda, Kapolres Humbang Hasundutan, AKBP Rudi Hartono, SIK, MM, Dandim 0210/TU Letkol Roni Agus Widodo, mewakili Kajari Humbahas, Kasi Pidum Hendra Sinaga, SH, Sekretaris Daerah, Drs. Tonny Sihombing, MIP, Pimpinan OPD dan tokoh adat, tokoh masyarakat Desa Riaria Kecamatan Pollung.
Menteri Pertanian RI, DR H. Syahrul Yasin Limpo, SH, MH dalam sambutannya menyampaikan bahwa apa yang kita buat ke depan di Humbang Hasundutan "Belum pernah dilihat masyarakat Humbang Hasundutan juga masyarakat Indonesia juga oleh saya sebagai Menteri Pertanian, pasti saya buat ditempat ini", ujar, Jumat (11/9/2020).
Kita tidak mau kalah dengan daerah lain, tanah kita subur, masyarakatnya banyak dan rajin, kuat mulai dari budayanya, agamanya dan persaudaraannya. Humbang nantinya bukan lagi hanya milik Provsu, tetapi milik Indonesia karena daerah ini menjadi percontohan tanaman hortikultura.
Mentan juga mengajak semua pihak untuk mendukung program ini, jangan mengganggu program ini karena ini perintah Presiden. Kita harus bersyukur dengan program ini, oleh karenanya jangan mengganggu dan rewel, program ini harus didukung.
Rencananya dalam waktu dekat, Mentan akan mengundang Presiden Republik Indonesia
Ir.Joko Widodo ke Humbang Hasundutan untuk melihat Food Estate. Untuk itu mari kita jaga ketertiban nantinya, kalau mau masyarakat bisa masuk banyak harus bisa tertib dan diatur, kalau tidak ya terbatas hanya bisa masuk seratus orang saja.
Program ini adalah untuk masyarakat , untuk rakyat oleh karena itu nanti mereka juga ditata lokasinya untuk masyarakat bisa menanam apapun yang bisa tumbuh, buah-buahan dan lainnya.
Food Estate yang dipersiapkan, yang petama lahan sudah harus siap, kedua bibitnya harus yang bagus, kita sudah siapkan bibit, ketiga pupuknya harus yang istimewa, kita sudah siapkan pupuk, yang selanjutnya harus ada mekanisasi semua, ada petani tetapi yang mengawasi semua dan mengendalikan, yang kelima adalah budidaya, keterampilan petani, sesudah budidaya harus ada cold storage, disimpan di mana, harus ada lagi masyarakat yang mengangkut, dengan roda tiga itu, sesudah itu harus ada industri untuk pengolahan.
Mungkin sebelum keluar dari sini, ada yang bisa dilakukan, kasi pindah itu pabrik kentang.
Dengan syarat kita harus ramah, ndak boleh suara keras-keras kepada investor, ujar Mentan.
Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, SE menyambut Menteri bersama rombongan dan menyampaikan terimakasih atas kehadiran Menteri dan rombongan ke Humbang Hasundutan serta berbangga hati dan ini menjadi peluang emas bagi kami, karena kami menjadi bagian dari Program Food Estate. Ada tiga holtikultura yang bisa ditanam di Humbang Hasundutan, yang pertama bawang merah, bawang putih dan kentang serta yang lainnya mengikuti.
Dosmar juga mengajak masyarakat untuk mendukung program ini dengan sungguh-sungguh dan kepada semua petani agar arahan dari Kementerian Pertanian untuk diikuti demi berhasilnya Food Estate ini.
Sementara itu Wakil Gubernur Sumatera Utara, Drs. H. Musa Rajekshah, M.Hum menyampaikan bahwa Humbang Hasundutan luas dan sangat subur dan mulai hari ini ke depan sudah bisa kita manfaatkan untuk kepentingan umat manusia.
Sebagaimana disampaikan oleh Bupati Humbang Hasundutan, lahan ini baru inilah diolah untuk kepentingan umat manusia. Kalau bisa agar daerah lain juga bisa dibuat seperti di Humbang Hasundutan, seraya mengarahkan pandangannya kepada Mentan SYL.
Gubernur mengapresiasi Humbang Hasundutan dan Gubernur sering datang ke Humbang Hasundutan karena apa program yang diberikan kepada Bupati Humbang Hasundutan berjalan lancar dan sukses. Tetapi pada kesempatan ini mohon maaf karena Pak Gubernur tidak bisa bersama Menteri saat ini karena menutup MTQ di Kota Tebing Tinggi.
Musa Rajekshah juga mengucapkan terimakasih kepada Menteri Pertanian dan rombongan atas perhatiannya ke Sumatera Utara, secara khusus di Humbang Hasundutan dengan program Food Estate. Kami dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sangat mendukung program ini, dan apa yang menjadi tugas kami akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
Ditengah-tengah acara, tokoh adat dan tokoh masyarakat Pollung memberikan ulos sebagai tanda terimakasih kepada Menteri SYL dan rombongan serta berdoa agar Menteri diberikan panjang umur dan kesehatan dalam menjalankan tugas yang diembannya.
Usai acara rombongan melakukan peninjauan pembibitan kentang PT. Indofood di desa Parsingguran II Kecamatan Pollung serta melakukan Evaluasi Food Estate di Posko Food Estate yang dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian SYL. (diskominfo)






















