Tiang Tembok Dibangun di Atas Parit, Warga Bandar Khalipah Keberatan
01 Januari 2021 - 22:02:19 WIB | Dibaca: 4017x
Percut Sei Tuan (Sioge) - Warga Dusun 17 khususnya di Jalan Guru Sunan Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan Deliserdang, merasa keberatan dengan tiang pagar beton yang baru dibangun oleh salah seorang warga yang berada di atas parit (drainase).
Warga yang bermukim di sekitar lokasi meminta pihak Pemkab Deliserdang membongkar tiang pagar beton yang baru dibangun tersebut, karena nantinya akan menghambat lancarnya saluran drainase, terlebih saat turun hujan.
"Kami meminta pihak Satpol PP Deliserdang, Trantib Kecamatan Percut Sei Tuan, untuk membongkar tiang tembok beton yang dibangun diatas parit itu, karena akan menggangu kelancaran aliran air parit. Sementara dana pemerintah sudah turun untuk membangun parit kenapa kok dibangun pula tiang tembok beton di atasnya," ucap warga kepada awak media, Kamis (31/12/2020) siang.
Ketika hal ini dikonfirmasi kepada warga pemilik rumah yang membangun tiang beton di atas parit yang disebut bernama Yusuf tersebut mangatakan, bahwa pembanguna tiang tembok beton diatas parit didepan rumahnya tersebut, menurutnya memang ada keberatan dari warga.
"Kepala desa dan saya sudah ada bertemu membahas keberatan warga. Intinya saya akan membongkar tembok pagar itu, tetapi sampai saat ini tukang bangunannya belum datang-datang," ujarnya melalui sambungan telepon.
Sementara, Kepala Desa Bandar Khalipah Suparyo SH ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan, memang ada pengaduan warga terkait bangunan tiang tembok beton diatas parit di Jalan Guru Sunan Dusun 17 yang keberatan tentang bangunan itu.
Menurutnya, sebagai kapala desa telah membicarakan hal ini dengan pemilik rumah yang membangun tiang tembok beton di atas parit tersebut.
"Berdasarkan keberatan warga, saya sudah mengingatkan kepada pemilik rumah untuk jangan membuat tiang tembok pagar beton di atas parit. Karena selain parit itu adalah fasilitas umum, tembok itu akan menggangu lancarnya air parit. Setiap dilakukan gotong royong warga resah karena sulit membersihkan parit yang atas paritnya sudah ditutup dengan beton itu. Apalagi saat ini dibangun tiang tembok beton untuk pagar pula, ya pasti masyarakat semakin keberatan," ujar Suparyo.
Kades juga mengatakan, parit atau drainase di sepanjang Jalan Guru Sunan itu telah turun dana Pemkab Deli Serdang untuk membangun drainase itu. "Semestinya parit yang sudah bagus dan aliran air yang lancar harus dipelihara dengan baik, jangan dibangun tiang tembok beton yang bisa menggangu lancarnya saluran drainase itu, intinya pemilik rumah harus membongkar bangunan tembok tiang beton itu," tegasnya. (Feri)






















