GAMKI Medan Kecam dan Kutuk Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar
28 Maret 2021 - 12:25:58 WIB | Dibaca: 3059x
Medan (SIOGE) - Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Medan mengecam dan mengutuk keras aksi pengeboman bunuh diri yang terjadi di gereja katedral Makassar, Minggu (28/03/2021) sekitar pukul 10.28 WITA. Dalam insiden tersebut, salah seorang meninggal dunia dan puluhan orang luka-luka. Korban meninggal diduga merupakan pelaku bom bunuh diri.
"Kami GAMKI Medan mengutuk keras dan mengecam terhadap pelaku pengebom bunuh diri di depan gereja katedral Makassar. Kita ini merupakan manusia ciptaan yang paling mulia yang digunakan untuk melayani serta mengasihi. Pikiran dan tindakan bukan untuk ngebom yang menyebabkan kematian orang lain. Bahkan, undang-undang menjamin kita bebas untuk beribadah. Di ajaran manapun tidak ada yang mengajarkan ujaran kebencian pada agama lain. Ini yang menjadi catatan bagi kita bersama," ucap Ketua GAMKI Medan Nimrot Sihotang didampingi Fery Sihite dan Suangro Sitanggang kepada wartawan, Minggu (28/03/2021).
Dalam hal ini Nimrot Sihotang, meminta pihak kepolisian untuk menangkap dan menelusuri jaringan pelaku bom bunuh diri tersebut.
"Penangkapan diduga teroris di Deli Serdang dan Tangerang beberapa waktu lalu membuktikan masih banyaknya jaringan tersebut yang menyebar di seluruh Indonesia." Terang Nimrot yang juga merupakan Karutan Labuhan Deli.
Lanjut, Nimrot juga mengajak masyarakat untuk mempedomani ajaran agamanya masing-masing dan jangan mau diasut dengan ajaran sesat.
"Sekali lagi saya tekankan bahwa tidak ada agama manapun yang mengajarkan kebencian kepada agama lain hingga merusak rumah ibadah dan fasilitas umum," tegas Nimrot seraya mendoakan, semoga korban yang luka-luka bisa tabah dan tidak melemahkan semangat mereka untuk memuji dan memuliakan Tuhan. (Rasi)












