HUT Kota Medan, Hasyim SE Ingatkan Pandemi Covid-19 dan Bahaya Narkoba
30 Juni 2021 - 18:56:56 WIB | Dibaca: 2920x
Medan (Sioge) - DPRD Medan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Hari Jadi ke-431 Kota Medan di Aula Gedung DPRD Kota Medan, Rabu (30/6) yang dipimpin Ketua Hasyim SE didampingi Wakil Ketua Ihwan Ritonga, Rajuddin Sagala dan HT Bahrumsyah serta sebagian anggota DPRD Medan. Paripurna ini disertai dengan launching inovasi Sekretariat DPRD Kota Medan.
Paripurna HUT Kota Medan ini juga dihadiri Wali Kota M Bobby A Nasution, Wakil Wali Kota Aulia Rachman, mantan Wali Kota Medan Rahudman Harahap, Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu, Sekda Wiriya Alrahman dan organisasi perangkat daerah. Selain itu juga hadir mewakili Gubernur Sumatera Utara, Dandim 0201/BS, Kapolrestabes Medan, Kajari Medan, Danlanud, Danlantamal dan undangan lainnya.
Dalam pidatonya, Ketua DPRD Medan Hasyim SE menyampaikan, peringatan hari jadi Kota Medan pada tahun ini dirayakan dalam suasana penuh kesederhanaan. Karena, pada saat ini masyarakat Kota Medan serta masyarakat di seluruh Indonesia bahkan di seluruh dunia masih terus berjuang menghadapi pandemi Covid-19 yang sudah banyak mengambil korban.
"Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama hampir dua tahun ini, telah berdampak pada semua sendi kehidupan, baik kesehatan, perekonomian dan sosial. Untuk itu, tidak bosan-bosannya kami senantiasa menghimbau agar masyarakat selalu menerapkan pola hidup sehat, hidup bersih dengan selalu menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak aman (physical distancing) sering mencuci tangan, tetap berada di rumah terkecuali harus melakukan urusan penting dan menghindari keramaian/kerumunan," ungkap Ketua DPC PDI Perjuangan Medan ini.
Disebutkannya, untuk penataan kota diharapkan Pemko segera mengambil langkah-langkah strategis agar bisa mewujudkan Kota Medan yang bersih, hijau dan sehat untuk ditempati. Termasuk, fasilitas ruang untuk pendestrian atau pejalan kaki, dengan trotoar yang nyaman bagi masyarakat, tindak kejahatan dan kriminalitas terutama tindak kejahatan begal di jalanan, pencurian kendaraan bermotor, judi dan Togel serta Narkoba yang sangat meresahkan masyarakat.
"Saat ini yang paling utama dan sangat mempengaruhi peningkatan angka kriminalitas di Kota Medan adalah maraknya peredaran Narkoba yang merusak mental dan akal sehat masyarakat terutama pemuda. Karena itu, diharapkan aparat hukum bertindak dalam menangani penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba ini demi menyelamatkan generasi bangsa," pungkasnya. (S1)












