Sudari ST Nilai Penyusunan Draf RPJMD Tidak Sesuai untuk Kondisi Pandemi Covid-19
05 Agustus 2021 - 19:24:00 WIB | Dibaca: 2946x
Medan (Sioge) - Ketua Pansus Sudari ST menilai penyusunan draf RPJMD tidak menyesuaikan dengan kondisi dampak ekonomi masa pandemi Covid-19.
"Kalau melihat draf yang diajukan, ini penyusunan untuk masa normal,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (5/8/2021) menaggapi draft yang diberikan Pemko kepada mereka.
Dipertanyakan Politisi PAN itu, kemampuan Pemko Medan menekan angka kemiskinan, sebab belakangan ini penerima Bansos meningkat. “Apa langkah Pemko menekan jumlah angka kemiskinan yang tetap meningkat,” tanyanya.
Sudari juga mempertanyakan proyeksi peningkatan pendapatan. “Apa langkah yang diambil dalam peningkatan pendapatan, jika wabah Covid-19 terus berlanjut. Saya khawatir 2 tahun ini persoalan 5 prioritas Wali Kota Medan tidak akan terealisasi, bila pertumbuhan pendapatan biasa-biasa saja. Jadi, perlu langkah strategi meningkatkan PAD,” sebutnya.
Karenanya, ia meminta Pemko Medan agar meninjau ulang program tahunan di RPJMD terkait devisit pendapatan yang berkelanjutan.
Sebelumnya Kepala Bappeda Kota Medan, Benny Iskandar dalam rapat pembahasan RPJMD menyampaikan kondisi keuangan Pemko Medan 2 tahun belakangan ini mengalami kesulitan, di sebabkan sumber PAD dari pajak hiburan dan hotel sangat minim karena permasalahan global Covid-19.
Seiring dengan itu, kata Benny, proyeksi APBD Kota Medan tahun 2022 sebesar Rp.6,1 triliun, tahun 2023 Rp.6,5 triliun, tahun 2024 Rp.6,8 triliun, tahun 2025 Rp.7,1 triliun dan tahun 2026 Rp.7,3 triliun. “Sedangkan PAD tahun 2021 sebesar Rp.2,1 triliun, tahun 2022 Rp.3,1 triliun, tahun 2023 Rp.3,28 triliun dan seterusnya,” kata Benny. (S1)












