Baru Selesai Dikerjakan, Sejumlah Ruas Jalan di Simalingkar B Retak-retak
25 Maret 2022 - 09:59:11 WIB | Dibaca: 2905x
Medan (Sioge) - Jalan Bunga Rampai Kelurahan Simalingkar B yang baru selesai 5 bulan lalu, kini sudah retak-retak bahkan ada yang sampai terkelupas. Jalan yang rusaknya paling parah didapati di Jalan Bunga Rampai I yang sangat tipis.
“Saat pengaspalan jalan dilakukan, warga sudah mengeluhkan tipisnya aspal yang dihampar pemborong. Rusaknya jalan yang baru sekira 5 bulan dikerjakan itu, disesalkan warga,” ujar Tarigan, Kamis (24/3/2022).
Saat ini, sebutnya, terbukti jalan itu tidak kuat menahan beban yang melintas di atasnya. Awalnya, warga Simalingkar B bergembira setelah adanya perhatian Wali Kota Medan M Bobby Nasution terhadap jalan yang selama ini rusak. Terbukti dengan sudah diaspalnya jalan dari Simpang Kebun Binatang Medan hingga ke Simpang Kwala Kecamatan Medan Johor.
Namun, kegembiraan warga itu sirna tatkala melihat jalan yang sudah diaspal ternyata rusak hanya dalam beberapa bulan. Warga kecewa dengan pengerjaan pemborong yang terkesan tidak peduli pada ketebalan aspal jalan. Warga sebenarnya protes dengan aspal yang dipasang “Setipis kulit bawang” karena nyaris nampak aspal lama.
Apalagi, dalam beberapa hari ini puluhan truk roda 10 sarat muatan tanah timbun melintas di jalan itu. Anehnya tidak ada pengawasan dari Dinas Perhubungan terkait melintasnya puluhan truk di atas jalan yang tipis tersebut. Akibatnya, banyak jalan retak dan tidak dikhawatirkan akan terkelupas dalam waktu dekat ini.
Warga lainnya yang merupakan pemerhati jalan dan biasa berkecimpung di pengaspalan jalan, Silitonga (50) warga Simalingkar B menyatakan pemborong terkesan asal-asalan mengerjakan jalan tersebut. Terlihat ketebalan jalan berbeda satu sama lain, sehingga dipastikan pengaspalan tidak benar.
Selain itu, di beberapa titik pemborong tidak memakai pelingkut (aspal cair) yang berguna sebagai perekat aspal. Karena mungkin tanggung, pemborong pun langsung mengaspalnya. “Lagipula, di beberapa ruas jalan tebalnya hanya 1-2 Cm,” ujarnya seraya menyebutkan dipastikan jalan itu akan cepat rusak.
Benar saja, baru beberapa bulan jalan tersebut sudah retak-retak di beberapa titik. (S1)












