Pelebaran Jalan Luku IV-KBM, Erwin Siahaan : Hendaknya Masyarakat Mendapatkan Benar Ganti Untung
22 April 2023 - 21:53:13 WIB | Dibaca: 2988x
Medan (Sioge) – Rencana pelebaran jalan dari Jalan Luku IV hingga Kebun Binatang Medan (KBM) di Simalingkar B Medan Tuntungan mendapat dukungan dari warga dan Anggota DPRD Medan, Erwin Siahaan, Sabtu (22/4/2023).
Seperti informasi diperoleh pada pertemuan antara pemerintah dan warga di Kantor Lurah Kwala Bekala kemarin, bahwa pelebaran jalan progresnya dilaksanakan mulai tahun ini hingga tahun depan.
Dalam pertemuan itu disebutkan, jalan nanti mulai dari Jalan Luku IV hingga Lingkungan 1 Simalingkar B lebarnya 20 meter, sedangkan dari Lingkungan 2 hingga KBM mencapai 26 meter. Direncakan untuk Jalan Luku IV hingga Simpang Kantor Lurah Kwala Bekala tahun ini sudah selesai dikerjakan. Sedangkan selebihnya akan dilaksanakan pada tahun 2024.
Untuk proses ganti untung yang akan diberikan kepada masyarakat yang lahannya terkena pelebaran, Tim Parsial akan turun ke lapangan untuk menghitungnya.
Informasi ini menjadi pembicaraan di masyarakat, terutama di Warkop-warkop sepanjang jalan mulai dari Jalan Luku IV hingga Simalingkar B. Salah seorang warga, Ng Gurusinga saat ditemui Sioge.com di salah satu Warkop di Simalingkar B menyebutkan dirinya terkena dampak pelebaran jalan ini nantinya. Soalnya disebutkan, dari tengah jalan akan diambil tanah warga selebar 10 meter.
Disebutkannya, kalau ganti untung diberikan sebesar NJOP dirinya akan menolak dengan tegas. Bulang Anta ini menyebutkan kalau tidak di atas Rp.3 juta dirinya tidak menyerahkan tanahnya. Alasan ini disebutkannya, karena tidak jauh dari rumahnya, beberapa tahun lalu sudah laku di atas Rp.2,5 juta.
Sedangkan Anggota DPRD Medan, Erwin Siahaan saat ditemui secara terpisah menyatakan dukungannya terhadap pelebaran jalan ini. Artinya, disebutkannya, kalau jalan diperlebar Kwala Bakala dan Simalingkar B akan semakin maju. Bayangkan kalau sudah maju, rakyat juga akan menikmatinya dan harga tanah akan semakin tinggi.
Namun dalam rencana pelebaran jalan, hendaknya warga jangan dirugikan sehingga tidak ada protes. Kalau untuk ganti untung, masyarakat pasti akan menerimanya. Dalam menerapkan ganti untung, setidaknya pemerintah membayarkannya di atas harga pasar sehingga tidak ada yang dirugikan.
Ditegaskan Politisi PSI ini, dirinya siap berada di belakang masyarakat kalau proses ganti untung ini, tidak benar-benar menguntungkan bagi warga. “Warga mendukung penuh pelebaran jalan ini kalau benar-benar untuk kemajuan, namun jangan korbankan mereka dengan ganti untung yang rugi,” pungkas Politisi yang berdomisili di Gang Maju Kwala Bekala ini. (S1)












