Bupati Deliserdang Ajak Masyarakat Tangani Polusi Plastik
05 September 2019 - 12:50:59 WIB | Dibaca: 2802x
STM Hilir (SIOGE) - Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan mengemukakan bahwa saat ini semua pihak dihadapkan pada permasalahan dampak dari peningkatan aktivitas dan kebutuhan manusia, yaitu berupa penumpukan atau polusi sampah plastik yang hingga kini perlu dilakukan tidak lanjut pengelolaannya secara cepat, tepat, dan ramah lingkungan.
Hal itu menurutnya sangat penting, mengingat sampah plastik merupakan benda yang tidak dapat terurai dalam jangka waktu yang lama, yang dapat mengakibatkan pencemaran. Untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan tersebut, maka pengelolaan sampah mulai dari hulu sampai ke hilir dengan melibatkan seluruh stakeholder, sangatlah mutlak diperlukan.
"Keberhasilan dalam penanganan sampah, bukanlah semata-mata menjadi tugas pemerintah saja, akan tetapi menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama. Baik itu pemerintah, sektor swasta maupun seluruh elemen masyarakat," kata Ashari dalam sambutannya pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan tema "Biru Langitku, Hijau Bumiku" yang dirangkai dengan berbagai kegiatan di TPA Desa Tandukan Raga, STM Hilir, Selasa (3/9).
Kadis Lingkungan Hidup Deliserdang, Ir Artini S Marpaung mengatakan dengan peringatan itu semua pihak diingatkan bahwa polusi plastik saat ini telah menjadi ancaman. Banyak plastik yang tidak dibuang di tempat pembuangan sampah, namun berakhir di lautan, yang dapat membunuh jutaan burung laut dan ratusan ribu mamalia laut tiap tahun.
Untuk kegiatan yang digelar kata Artini, sosialisasi calon sekolah adiwiyata nasional yang diikuti oleh usur sekolah sebanyak 100 orang, lomba lingkungan hidup yang diikuti oleh 500 peserta didik se-Deliserdang, lomba clean-up challenge yakni lomba aksi pungut sampah yang di ikuti oleh 20 kecamatan dan 13 pelaku usaha, talkshow interaktif yang menengahkan topik yaitu “sampah antara peluang dan bahayanya", nonton bareng film “bahaya sampah plastik” dan video terbaik clean-up challenge, pengujian emisi kendaraan dinas, deklarasi alam dan penyerahan alokasi CSR dari 26 perusahaan untuk bantuan program bedah rumah layak huni.(Rel/s1)






















