Warga Keluhkan Jalan Alternatif Pakkat-Dolok Sanggul Rusak Parah
23 Oktober 2019 - 11:57:56 WIB | Dibaca: 3371x
Pakkat (SIOGE) - Akses jalan alternatif Pakkat-Dolok Sanggul serta penghubung antardesa di Desa Sipagabu, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumut, dibiarkan rusak parah. Warga setempat berharap perhatian pemerintah daerah setempat terhadap kondisi jalan.
Seorang warga di Desa Sipagabu bermarga Manullang, Rabu (23/10/2019) mengatakan, jalan itu merupakan akses penting bagi masyarakat karena menghubungkan mereka ke sejumlah desa. Jalan itu juga menjadi alternatif ketika Jalan Lintas Pakkat - Dolok Sanggul tidak bisa dilewati kendaraan. Perbaikan sangat dibutuhkan karena jalan itu juga digunakan warga dari Desa Sipagabu, Banuarea, Pulogodang, Manalu bahkan dari Kecamatan.
"Jalan itu sudah lama rusak parah, tapi belum ada tanda-tanda untuk diperbaiki. Padahal, jalan ini merupakan jalan alternatif ketika jalan lintas Pakkat-Dolok Sanggul tidak bisa dilalui kendaraan seperti sekarang ini, Jalan Lintas Tono Ponggol sedang diperbaiki. Jalan ini juga merupakan jalan utama masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian ke pusat kecamatan," ungkap Manullang.
Untuk itu, pihaknya berharap ada perhatian yang diberikan pemerintah daerah, terhadap kondisi jalan tersebut. Mengingat status jalan merupakan jalan strategis kabupaten yang menghubungkan beberapa desa di wilayah Kecamatan Pakkat. “Kalau ruas jalan ini tidak kunjung diperbaiki, dikhawatirkan kerusakan akan semakin parah. Bisa-bisa masyarakat tidak bisa lewat di jalan ini lagi ke depannya,” sebutnya.
Di satu sisi, ketergantungan masyarakat terhadap jalan sangat tinggi, karena jalan tersebut merupakan jalur tersingkat menuju pusat kecamatan. Diakuinya, ruas jalan tersebut beberapa tahun memang sempat diperbaiki. Namun sejak saat itu, kondisi ruas jalan itu tidak pernah lagi diperhatikan. Sampai sekarang kondisinya sudah rusak parah, perbaikan tidak kunjung dilakukan. “Memang dulu pernah diperbaiki. Tapi karena tidak dipelihara, jalannya rusak lagi. Apalagi perbaikannya dilakukan beberapa tahun yang lalu,” pungkas Manullang.(s1)












