Wakapolda Buka Pelatihan Keterampilan Kewirausahaan Pegawai Negeri Jajaran Polda Sumut
19 November 2019 - 11:57:30 WIB | Dibaca: 3052x
Medan (SIOGE) - Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, SIK, M.Hum membuka Pembekalan dan Pelatihan Keterampilan Kewirausahaan bagi Pegawai Negeri Jajaran Polda Sumut Gelombang II 2019 bertempat di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Selasa (19/11/19). Bertemakan "Siap Pensiun Bahagia, Sehat dan Produktif".
Dalam kegiatan tersebut turut hadir, Regional Bisnis Leader BTPN Sumatera I Syafiar Marsyanto, Kepala PT. Asabri Medan Yonafia,SH, MH, Motivator dari CEO Quanta Edutama Indonesia Qodrisyah, SIP, S.Ht, C.I.,LM-NLP, Karo SDM Polda Sumut, serta para peserta Pembekalan dan Pelatihan Keterampilan Kewirausahaan Bagi Pegawai Negeri Jajaran Polda Sumut.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda membacakan arahan Kapolda Sumut yang menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena bertujuan untuk membantu kesiapan moril para anggota yang akan memasuki masa pensiun, sehingga anggota yang akan pensiun tetap dapat mempertahankan performa kinerjanya sampai masa tugas berakhir, serta memahami potensi diri dan dapat menentukan kegiatan yang sesuai, menyenangkan, sehat dan produktif dalam mengisi masa pensiun.
Para peserta pelatihan juga akan dibekali dengan pengenalan berbagai kewirausahaan seperti pembuatan ulos, budidaya hidroponik dan beternak ayam potong dan usaha kopi yang tentu dapat dijadikan referensi kegiatan pada saat pensiun nanti.
Wakapolda Sumut juga menyampaikan hal-hal yang perlu ditindak lanjuti yaitu tinggalkan kesan yang positif bagi institusi, rekan kerja, atasan maupun bawahan sebelum pensiun, berikan contoh yang baik yang patut untuk dikenang sebagai contoh teladan bagi penerus kita.
"Siapkan diri untuk menjadi masyarakat biasa, cepat beradaptasi untuk bersosialisasi, hindari sikap ekslusivisme dan ikuti setiap kegiatan kemasyarakatan di lingkungan masing-masing, sehingga pada saat pensiun nanti kita benar-benar dapat diterima sebagai warga negara yang baik", pesan Wakapolda Sumut.
Wakapolda Sumut menambahkan bahwa untuk kedepan harus dipersiapkan pelatihan anggota kita sebelum pensiun adalah minimal 5 tahun sehingga ketika anggota pensiun tidak lagi gerogi karena sudah memiliki bekal yang dalam.
Mardiaz berharap kepada para Bank Pemodal apabila ada anggota yang berminat memilih untuk berusaha perkebunan agar Bank BTPN dan Kepala Asabri bisa langsung mempersiapkan dan mengarahkan sehingga pensiun bisa dengan mudah mengelola usahanya tersebut.
Leader Bank BTPN Sumatera I Syafiar menyampaikan bahwa memasuki era digital bank BTPN telah membuat sistem yang digital dan telah mengembangkan program daya untuk meningkatkan kapasitas nasabah.
"Bagi anggota Polri yang memasuki masa pensiun, Bank BTPN memberikan peluang wira usaha seperti wara laba, bisnis, dagang, dan lainnya yang bisa di jalankan dimasa Purna Tugas. Bank BTPN berharap Program ini dapat berjalan dengan baik kepada Jajaran Polda Sumut," ujarnya. (t/s1)






















